Home » Tips Trik » Perlengkapan Akuarium Buat Ikan Arwana dan Cara Merawat

Perlengkapan Akuarium Buat Ikan Arwana dan Cara Merawat


Perlengkapan Akuarium Buat Ikan Arwana dan Cara Merawat - Ikan arwana, ikan yg berasal dari alam bebas, seperti danau dan sungai. Namun, diwaktu ini tak sedikit peminat ikan yang merawat ikan arwana di dalam akuarium. Hal ini dikarenakan para pecinta ikan ingin menikmati keindahan yang dimiliki oleh ikan ini.

Kiat merawat ikan arwana di akuarium gampang-gampang susah. Dikatakan gampang apabila kita tahu trick merawat ikan arwana di dalam akuarium. Namun, hal ini dikatakan susah jika kita tidak tahu trick untuk merawat ikan arwana di dalam akuarium. Oleh maka itu, perlu menggali ilmu terlebih lalu cara utk merawat ikan arwana di dalam akuarium. Berikut beberapa pedoman buat merawat ikan arwana di dalam akuarium.

Perlengkapan Akuarium Buat Ikan Arwana

Perlengkapan yang pass utk akuarium ikan arwana dapat memberikan rasa nyaman bagi ikan arwana kamu. Oleh sebab itu, kamu perlu menyediakan beberapa perlengkapan yang dibutuhkan. Perlengkapan-perlengkapan tersebut antara lain :

Aerator

Aerator atau pompa hawa berfungsi buat memberikan hawa ke dalam akuarium dan membuang hawa sisa pernafasan ikan keluar akuarium. Aerator yang bagus adalah aerator yang mampu mengeluarkan tak sedikit hawa, tapi membutuhkan aliran listrik yang sedikit.

Heater dan Thermometer

Heater atau media pemanas dimanfaatkan saat suhu airnya dingin, sedangkan thermometer berfungsi buat melihat kondisi suhu terhadap air. Suhu yang ideal untuk air akuarium antara 25-27 Drajat Celsius.

Filter

Filter atau penyaring air berfungsi utk menyaring air supaya selalu bersih. Jika tidak memanfaatkan filter, kamu akan repot untuk membersihkan dan pindai air kepada akuarium.

Lampu TL

Lampu TL berfungsi utk menerangi akuarium sekaligus mempercantik akuarium. Tetapi, penggunaan lampu TL perlu diperhatikan. Karena lampu TL menghasilkan suhu panas yang bakal mempengaruhi kondisi air terhadap akuarium. Lampu TL yang ideal buat akuarium berukuran 80 X 40 senti meter ialah 20 watt.

Pengontrolan Akuarium


Faktor yang perlu untuk dilakukan pengontrolan adalah suhu air, ph air, dan kebersihan air. Pengontrolan suhu air harus dilakukan setiap hari. Gunakan thermometer utk mengetahui kondisi suhu kepada air. Jikalau suhu air akuarium kamu dingin, maka serta-merta nyalakan heater hingga suhu hawa kembali normal. Sedangkan, ph air yang normal untuk akuarium kurang lebih 6-8,5. Jikalau ph air mengalami penurunan, maka berikan kapur ke dalam akuarium. selain itu, saksikan pula sanitasi air. Berikanlah malachite green 3 minggu sekali.

Pengontrolan air juga sangat penting buat dilakukan. Rata Rata, faktor yang sering dilupakan oleh para penggemar ikan arwana adalah ubah air kepada akuarium. Buatlah jadwal untuk pindai air terhadap akuarium biar tetap terjaga kebersihannya. Penggantian air bisa dijadwalkan dengan menggunakan dua trick. Trik pertama, air akuarium diganti dua hari sekali bersama volume 10% saja dari keseluruhan air yang ada di akuarium. Trick kedua, air akuarium diganti semuanya dalam kala tiga bulan sekali. Kalau kamu menggunakan air PDAM, air sebaiknya dibiarkan lebih-lebih lalu tatkala 24 jam biar khor mengendap.

Penataan Interior Akuarium

Ikan arwana kepada dasarnya hidup di alam bebas, seperti sungai dan danau. Oleh sebab itu, jika ingin memelihara ikan arwana di dalam akuarium, buatlah akuarium kamu seperti lingkungan yang ada di habitat original ikan arwana agar ikan arwana kamu nyaman dan tidak stress. Berikut yakni replika yang dimanfaatkan agar akuarium kamu mirip bersama lingkungan yang ada di habitat ori ikan arwana.

Tanaman Air

Ikan arwana umumnya gemar bersembunyi di tanaman air jika berada di habitat aslinya. Oleh karena itu, sediakan tanaman air seandainya kamu ingin merawat ikan arwana di dalam akuarium.

Pasir Batuan

Pasir berfungsi untuk landasan peletakan batuan. Pasir yang baik untuk akuarium adalah pasir sungai yang masih tercampur dengan humus. Tambahkan pula krikil berwarna bersama ukuran kurang lebih 3 mm.

Share to

Facebook Google+ Twitter Digg

0 komentar:

Poskan Komentar